:: Selamat datang diKabupaten Gunungkidul ::
Selamat Datang di Kabupaten Gunungkidul

.:: Berita Daerah ::.

Hasil ujian nasional (Unas) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gunungkidul secara serentak diumumkan Sabtu (20/6) pagi ini di  masing-masing sekolah. Secara umum hasilnya mengalami kenaikan. "Jika tahun lalu kelulusannya sekitar 86 persen, kini naik menjadi 92,876 persen, sehingga lepas dari julukan juru kunci. Karena biasanya peringkat lima sekarang ranking empat tingkat propinsi," kata Kepala Bidang Pendidikan Lanjutan Pertama (PLP) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Gunungkidul Drs Kusmanto, Jumat (19/6).

 


Seperti diketahui, jumlah peserta baik SMP/Madrasah/ SMP Terbuka ada 10.361 anak. Tapi persentase antara SMP dan Madrasah berbeda. Kelulusan MTs juga cukup baik karena mencapai 92,01 persen, sehingga tingkat kelulusannya hampir sama dengan SMP. Hanya untuk SMP terbuka yang tidak lulus cukup banyak. Karena persentasenya mencapai 52,941 persen. "Dengan demikian separuh lebih peserta SMP terbuka tidak lulus," tambahnya.

 


Mengenai pengumuman kelulusan sepenuhnya diserahkan tiap sekolah. Karena kepala sekolah sudah langsung menerima hasil pengumuman dari Propinsi DIY. Selanjutnya kepala sekolah mengadakan rapat untuk menetapkan kelulusan sekolah masing-masing. Pengumuman Unas SMP ini dengan mengundang wali murid. Bagi siswa yang tidak lulus sudah diberitahukan di rumah malam hari atau pagi sebelum wali yang lulus hadir disekolah, sehingga mereka yang hadir adalah  yang anaknya lulus.

 


Meski demikian Kabid PLP Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Gunungkidul tetap melakukan koordinasi dengan Polres Gunungkidul untuk melakukan pengamanan. Selain dilakukan pengamanan secara internal sekolah, bantuan dari kepolisian sudah dilakukan, sehingga diharapkan pengumuman ujian tetap kondusif. Termasuk para kepala sekolah sudah mengimbau agar anak-anak tidak konvoi dan mencontreng baju. Jika dirasa tidak lagi dimanfaatkan dapat diberikan kepada siswa kelas II, I yang tidak mampu untuk seragam sekolahnya.

 

SD di Pinggiran Raih Peringkat Satu

 

Perolehan nilai UASBN 2009 SD di kawasan pinggiran mampu mengungguli sekolah favorit di Wonosari tahun ini dan pantas diberikan reward atas apa yang telah dicapai. Setidaknya kerja keras tenaga guru dan sekolah kawasan pinggiran yang berprestasi ini harus menjadi koreksi pemkab Gunungkidul untuk memberikan perhatian kebutuhan sarana dan prasarana yang sama dengan sekolah favorit.  Banyak sekolah di kecamatan pinggiran seperti Panggang, Saptosari, dan Purwosari memang perlu mendapatkan prioritas dan perhatian Pemkab.

 

Sekedar diketahui bahwa pengumuman kelulusan bagi siswa tingkat SD hari ini diumumkan secara serentak 484 SD di Gunungkidul. Berikut  SD tertinggi hasil UASBN 2009 dari rangkin I sampai 10 yaitu :SD Temuireng Kecamatan Panggang dengan perolehan nilai 28,11, SD Muhammadiyah Kemadang Tanjungsari, SD Seneng Wonosari, SD Plembon Playen, SD Karangtengah 2 Wonosari, SD Playen 3, SD Bulu Semin, SD Kanisius I Plyaen, SD Karangmojo IV,  dan SD Ngestiharjo Kecamatan Tanjungsari. (Ewi & Endro)

| dibaca 4052 kali | 00/00/0000 00:00 WIB
Total Konten : -
Halaman